Kamis, 09 Agustus 2012

Lailatul Qadar


Amalan 10 hari terakhir ramadhan

1.     menghidupkan malam.
“Tidak pernah aku melihat beliau (Nabi SAW) melakukan ibadah pada malam hari hingga pagi harinya dan berpuasa selama satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan.” (HR. Muslim)

2.      mandi antara Maghrib dan Isya.Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah, ia berkata:

“Di bulan Ramadhan, Rasulullah biasanya tidur dan bangun malam, namun jika telah masuk sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggang, menjauhi istri-istrinya, dan mandi di waktu antara Magrib dan Isya.”

3.      Iktikaf.“Nabi SAW melakukan iktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau meninggal. Kemudian, istri-istrinya yang melakukan iktikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari-Muslim)

Keutamaan lailatul qadrAllah Swt berfirman dalam Alquran surat Al-Qadr ayat 1-5, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. ”
surat Ad-Dukhaan ayat 3, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.”surat Al-Baqarah ayat 185, “Bulan ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran. ““Barangsiapa melakukan qiyam (shalat) pada malam Lailatul Qadardengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).“Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (H.R.Bukhari, Muslim dan lain-lain). 

Tanda lailatul qadrNabi Saw bersabda: ”Sesungguhnya tanda-tanda Lailatul Qadar, bahwa malamnya bersih suci seolah-olah padanya bulan yang bersinar, tenang sunyi, tidak sejuk dan tidak panas, tiada ruang bagi bintang untuk timbul sehingga subuh, dan sesungguhnya tanda-tandanya matahari pada paginya terbit sama tiada baginya cahaya seperti bulan malam purnama tidak membenarkan untuk syaitan keluar pada hari itu.”Dalam Mu’jam At-Tabarani Al-Kabir Rasulullah Saw bersabda: ”Malam Lailatul Qadar itu bersih, tidak sejuk, tidak panas, tidak berawan, tidak hujan, tidak ada angin, tidak bersinar bintang dan tanda pada siangnya terbit matahari dan tiada cahaya (suram).”



Tidak ada komentar:

Posting Komentar